3 Februari 2017

1 Korintus 2:6-16 (Khotbah Minggu)



         MILIKILAH PIKIRAN KRISTUS

Manusia masa kini makin banyak menjadi SMK. Mereka bukan lagi hanya remaja tetapi kebanyakan telah dewasa. Manusia menjadi banyak SMK (susah, mengeluh, khawatir) karena seluruh pikirannya dipusatkan pada dunia fana ini.

21 Januari 2017

Mazmur 15:1-5 KEBENARAN ALLAH




          LAKUKANLAH KEBENARAN ALLAH

Sekarang ini begitu banyak orang mengkritisi hidup keberagamaan. Sikap kritis itu bisa datang dari seseorang yang beragama tertentu terhadap agama lainnya. Hati-hati lho….dituduh sebagai penista agama   Tetapi sikap kritis itu bisa juga datang dari penganut agama itu sendiri, misalnya orang Kristen mengkritisi agamanya sendiri. 

28 November 2016

Roma 15:4-13 (Minggu Advent)



      BERPEGANG TEGUH PADA PENGHARAPAN


Sila ketiga dari Pancasila menyebutkan Persatuan Indonesia. Sila ini menjadi sangat penting mengingat bangsa kita terdiri dari berbagai suku, agama, kulit, geografis, serta perbedaan lainnya. Kondisi ini sangat rentan menimbulkan perpecahan bagi bangsa kita. Pemerintah selalu mengupayakan persatuan itu dengan memunculkan berbagai istilah : kerukunan, dialog umat beragama, toleransi dan belakangan ini NKRI. Pemerintah mensosialisasikan itu melalui pembinaan atau seminar di berbagai tempat. Tujuannya sangat jelas, yaitu supaya kesatuan bangsa tetap terpelihara. 

10 November 2016

Maleakhi 4:1-2a (Khotbah Minggu)



             BAGIMU AKAN TERBIT SURYA KEBENARAN DAN KESEMBUHAN

Gaya hidup manusia terasa makin menusuk ke dalam ragam kejahatan. Berbagai upaya dilakukan untuk menggapai ambisi ; menipu, berbohong, menyakiti, korupsi, menyalahgunakan jabatan dsb. Kejahatan itu begitu transparan dalam dunia politik belakangan ini. Orang-orang tidak lagi mengungkapkan kebenaran tetapi berupaya membenarkan kelompoknya. Kebenaran tidak lagi tampil ke permukaan tetapi terkubur rapi tanpa uap. 

1 November 2016

Roma 1:1-7 MINGGU ADVENT IV



          IA ADALAH ANAK ALLAH YANG BERKUASA

Kita telah memasuki Minggu Advent IV. Kita mungkin telah merayakan Natal di beberapa tempat, dan puncak Natal akan kita rayakan pada tanggal 24-25 Desember ini. Natal menjadi sebuah sukacita bagi orang-orang percaya. Siapakah yang kita rayakan itu ? Ia bukan sekedar seorang bayi montokl yang lahir di tengah dunia ini, juga bukan sekedar manusia yang diperanakkan dari keturunan raja Daud, tetapi Dia yang telah bangkit dari kubur mengalahkan kematian. KebangkitanNya menunjukkan bahwa IA ADALAH ANAK ALLAH YANG BERKUASA. Ia berkuasa atas kehidupan, Ia tidak dikuasai oleh maut. Dia adalah Yesus Kristus, Tuhan yang telah memberikan pengharapan bagi orang percaya. Oleh sebab itu, Natal memang menjadi sukacita yang tak terbendung bagi orang-orang percaya.

21 Oktober 2016

Yesaya 1:10-18 (Khotbah Minggu)


      BERTOBAT DAN KORBAN PERSEMBAHAN

Kehidupan beragama tampak makin semarak pada masa kini. Tempat beribadah (gereja) makin banyak dikunjungi, bahkan ada yang dua kali beribadah pada minggu yang sama di tempat berbeda. Asesoris/simbol agama muncul begitu hebatnya, baik yang bergantungan di tubuh penganutnya maupun tertempel di rumah atau mobil. Nuansa agama juga sangat terasa di pasar swalayan dengan pajangan asesoris agama dan mengalunkan musik pada saat atau menjelang hari perayaan sebuah agama. Semua itu cukup membanggakan bagi para penganut agama itu. Secara khusus, nuansa keagamaan bagi orang Batak Kristen sangat terasa pada bulan Desember s/d Maret. Mereka merayakan Natal dan Bona Taon dengan ibadah, baik untuk parmargaon maupun parsahutaon. Sebagai orang beragama, kita tentu mengapresiasi semua itu.

15 Oktober 2016

Kejadian 32:22-31 (Khotbah Minggu)



              PERGULATAN YAKUB DENGAN ALLAH

 ‘Apalah arti sebuah nama‘, demikian ungkapan terdengar. Tetapi nama memang sering kali memiliki arti bahkan menjadi karakter dari pemiliknya. Tokoh dalam nas ini bernama Yakub, yang artinya PENIPU. Seorang penipu harus cerdik, pintar, lihai, gigih, dan menggunakan segala situasi untuk kepentingannya. Yakub adalah seorang manusia biasa yang haus akan ‘berkat’. Namun, ia menggunakan segala kesempatan untuk memperoleh berkat.