13 November 2017

Zepanya 1:7+12-18 BERSIAPLAH


         BERSIAPLAH MEYAMBUT HARI TUHAN 
                     Zepanya 1:7+12-18

 

Zepanya dan Amos adalah dua nabi yang mengangkat pemahaman umat tentang hari Tuhan. Konsep hari Tuhan bagi umat Tuhan adalah dimana Tuhan menghakimi seluruh manusia. Lalu, sebagai umatNya, mereka ‘diloloskan’ menikmati hari Tuhan yang penuh bahagia itu. mereka akan menikmati anugerah Tuhan. Hari itu adalah hari yang indah.

11 November 2017

Galatia 4:4-7 AHLI WARIS


             MENJADI AHLI WARIS

4:4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.
4:5 Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.
4:6 Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

10 November 2017

Amos 5:18-24 IBADAH YANG BERKEADILAN



       IBADAH YANG BERKEADILAN
             Amos 5:18-24

Umat Tuhan memiliki perayaan keagamaan yang sangat banyak. Perayaan dilakukan dengan ibadah-ibadah, yang diisi dengan nyanyian dalam iringan alat musik tradisional. Setiap ibadah memang telah dikemas sedemikian rupa. Ibadah diselenggarakan begitu semarak dengan full nyanyian dengan sentuhan musik gambus. 

2 November 2017

Mikha 3:5-12 NABI PALSU



    ANDALKAN TUHAN MENEGAKKAN KEADILAN

Dalam mempelajari kitab Perjanjian Lama dikenal dua jenis nabi, yaitu nabi besar dan nabi kecil. Perbedaan ini bukan karena tubuh mereka tinggi atau pendek dan gemuk atau kurus (juga bukan yang satu nabi putih dan yang lain nabirong), tetapi dibedakan atas tebal atau tipisnya tulisan mereka. Namun, setipis-tipisnya tulisan para nabi itu tidaklah setipis daun sangge-sangge.

27 Oktober 2017

Matius 22:34-46 LAKUKANLAH KASIH



        KASIH KEPADA ALLAH DAN SESAMA

Umat Tuhan sudah mengenal ‘kasih’ sejak zaman Perjanjian Lama. Kata itu sudah menggema dalam ajaran umat Tuhan. Para penguasa agama telah mengumandangkan itu dalam ajarannya, yang tertuang di dalam Taurat. Sayang sekali penguasa agama memberikan ‘tafsir terlalu dalam’. Mereka mengurai hukum Taurat itu dengan 613 aturan (kasuistik), yang membuat membuat orang kecil dan lemah menggelepar. 

20 Oktober 2017

Mazmur 96:1-9 TUHAN MAHA BESAR



      CERITAKANLAH KEBESARAN TUHAN
                 Mazmur 96:1-9

Dua hal yang dihimbau pemazmur dalam nas ini untuk dilakukan umat Tuhan adalah bernyanyi dan bercerita. Bernyanyi sudah menjadi bagian dari peribadahan umat Tuhan. Namun kali ini, pemazmur tidak sekedar mengajak bernyanyi (lagu lama) tetapi melantunkan nyanyian baru. Nyanyian baru yang dimaksud bukan soal not atau liriknya melainkan muatan/isi lagu itu sendiri. Isi nyanyian itu tentu begitu penting. Karena pentingnya, selain dinyanyikan, pemazmur juga menghimbau supaya isi/muatan nyanyian juga perlu diceritakan. Selanjutnya, pemazmur tidak ingin nyanyian itu sekedar lagu dan cerita belaka tetapi agar konten lagu tersebut dapat diimplementasikan di dalam kehidupan umat.

12 Oktober 2017

Filipi 4:1-9 (BERSUKACITALAH)



           BERSUKACITALAH DALAM TUHAN

Manusia pasti ingin menikmati hidup sukacita. Jika tidak, berarti anda sudah gila ! Sukacita adalah dimana manusia merasakan suatu keindahan yang luar biasa. Pada saat ini manusia wajib menikmati hidup sukacita. Beberapa pendapat mengatakan bahwa berbagai jenis penyakit sekarang ini disebabkan kurangnya (tidak) bersukacita. Manusia stress dan jatuh dalam berbagai jenis penyakit. Itu sebabnya, ketika ada orang yang sakit kita hibur/kuatkan orang itu dengan perkataan : ‘jangan banyak berpikir ….. ngak usah dipikirkan semuanya’. Kita sesungguhnya berkata : Bersukacitalah !